Anakmu bukanlah anakmu tetapi anak panah zaman

Observasi Fisik Aset Program HIV/AIDS Tahun 2025 Dilaksanakan Bersama Auditor Independen

Dalam rangka memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan program penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia, kegiatan observasi fisik aset untuk Program Indonesia HIV Response: Eliminating the AIDS Epidemic in Indonesia by 2030 telah dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2026.Kegiatan observasi tersebut dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan, anggota jaringan internasional BDO, bersama staf yang ditunjuk dari SSR Komunitas Aksi Kemanusiaan Indonesia (KAKI). Observasi dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi dan pemeriksaan aset tetap yang digunakan dalam pelaksanaan program dukungan penanggulangan HIV/AIDS.

Program ini merupakan bagian dari dukungan pendanaan Global Fund melalui Principal Recipient (PR) Indonesia AIDS Coalition (IAC) dan Sub Recipient (SR) Kalandara untuk periode pelaksanaan 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. Kegiatan observasi fisik aset menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana program tercatat, digunakan, serta dikelola sesuai ketentuan tata kelola organisasi dan standar audit yang berlaku. Sebagai implementer program di tingkat komunitas, SSR KAKI berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program HIV/AIDS berbasis komunitas di Kota Depok melalui penguatan sistem komunitas, pendekatan hak asasi manusia, edukasi pencegahan HIV, peningkatan akses layanan kesehatan, serta pengurangan stigma dan diskriminasi terhadap populasi kunci dan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHIV).

Kolaborasi antara SSR KAKI, SR Kalandara, dan PR Indonesia AIDS Coalition (IAC) menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola program yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dukungan pendanaan dari Global Fund juga mendorong penguatan sistem monitoring, evaluasi, serta pengelolaan aset program agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pencapaian target nasional eliminasi AIDS tahun 2030. Melalui kegiatan observasi fisik aset ini, seluruh pihak menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga integritas pelaksanaan program serta memastikan setiap dukungan sumber daya program benar-benar digunakan untuk memperkuat layanan dan respon HIV/AIDS di Indonesia, khususnya di tingkat komunitas.

Layanan Kesehatan Jemput Bola di Dua Wilayah Depok, Perkuat Edukasi HIV dan Kesiapsiagaan Bencana

Depok – Upaya memperluas akses layanan kesehatan berbasis komunitas terus diperkuat melalui pelaksanaan kegiatan VCT Mobile Clinic di dua lokasi berbeda di Kota Depok. Kegiatan ini menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan, tes HIV sukarela, serta edukasi pencegahan penyakit dan pengurangan risiko bencana, dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan pertama dilaksanakan di kawasan Apartemen Cinere, melalui sinergi antara Komunitas Aksi Kemanusiaan Indonesia (KAKI), Dinas Kesehatan Kota Depok melalui Puskesmas Cinere, pengelola apartemen, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok. Warga mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, serta tes HIV sukarela (VCT) yang dilakukan secara aman, rahasia, dan profesional.

Tidak hanya berfokus pada layanan medis, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi pencegahan HIV, termasuk pentingnya deteksi dini, pengurangan perilaku berisiko, serta akses layanan pengobatan bagi Orang Dengan HIV (ODHIV). Dinas Pemadam Kebakaran turut memberikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta simulasi evakuasi darurat di lingkungan hunian vertikal. Sementara itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Apartemen GLV (Green Lake View), Kecamatan Cimanggis. Pada kegiatan ini, KAKI berkolaborasi dengan Puskesmas Cimanggis serta pengelola apartemen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang sama, yakni pemeriksaan tensi, gula darah, serta tes HIV sukarela. Edukasi pencegahan HIV juga menjadi bagian utama kegiatan, dengan pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Antusiasme warga di kedua lokasi menunjukkan bahwa pendekatan layanan jemput bola sangat efektif dalam menjangkau masyarakat, khususnya di kawasan hunian padat seperti apartemen. Selain memudahkan akses, kegiatan ini juga membantu mengurangi stigma terhadap tes HIV melalui pendekatan yang lebih humanis dan berbasis komunitas.Perwakilan KAKI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung program penanggulangan HIV/AIDS serta peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat. “Kolaborasi dengan puskesmas, pengelola hunian, dan perangkat daerah menjadi kunci agar layanan ini bisa menjangkau lebih luas dan berdampak nyata,” ujarnya.

Pihak puskesmas di kedua wilayah juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam meningkatkan cakupan layanan kesehatan. Dengan dukungan berbagai pihak, layanan tidak hanya menjadi lebih mudah diakses, tetapi juga lebih komprehensif karena mengintegrasikan aspek kesehatan dan keselamatan. Melalui pelaksanaan kegiatan di Apartemen Cinere dan Apartemen Green Lake View Cimanggis, kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan sektor swasta kembali menunjukkan peran strategisnya dalam membangun masyarakat yang sehat, sadar risiko, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi kesehatan maupun bencana.

Sinergi Kuat Multi-Level Perkuat Respon HIV/AIDS di Kota Depok

Depok, 28 April 2026 — Kolaborasi lintas level kembali menjadi kunci dalam penguatan program HIV/AIDS di Kota Depok. Melalui kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Program HIV/AIDS Dukungan Pendanaan Global Fund, sinergi antara pelaksana komunitas, mitra nasional, dan pemerintah daerah ditegaskan sebagai fondasi utama dalam memperluas jangkauan layanan dan memastikan keberlanjutan program.,Pertemuan ini menghadirkan SSR KAKI (Komunitas Aksi Kemanusiaan Indonesia) sebagai pelaksana lapangan di Kota Depok, yang bekerja secara langsung dengan komunitas dan populasi kunci. Dalam menjalankan perannya, SSR KAKI tidak berjalan sendiri, melainkan berada dalam sistem berjenjang yang terstruktur dan saling menguatkan.Di tingkat supervisi, SR Kalandara berperan dalam memastikan kualitas implementasi program, mulai dari penguatan kapasitas, pengawasan teknis, hingga menjaga standar layanan tetap sesuai dengan kerangka program nasional. Peran ini menjadi jembatan penting antara strategi program dan praktik di lapangan.Sementara itu, arah kebijakan dan kerangka besar program dikendalikan oleh Indonesia AIDS Coalition (IAC) sebagai Principal Recipient (PR), yang mengelola dukungan pendanaan dari Global Fund. IAC memastikan bahwa seluruh intervensi yang dijalankan, termasuk di Kota Depok, selaras dengan strategi nasional penanggulangan HIV/AIDS serta memenuhi standar akuntabilitas global.

Di sisi pemerintah daerah, Dinas Kesehatan Kota Depok memegang peran strategis dalam integrasi layanan. Dukungan Dinas Kesehatan, khususnya melalui jejaring puskesmas, menjadi kunci dalam memastikan bahwa hasil penjangkauan komunitas dapat terhubung langsung dengan layanan kesehatan formal, seperti tes HIV (VCT), pengobatan, hingga pendampingan berkelanjutan bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV).Sinergi ini membentuk satu ekosistem kolaboratif yang saling melengkapi:

  • SSR KAKI menjangkau dan membangun kepercayaan di tingkat komunitas,

  • SR Kalandara memastikan kualitas dan konsistensi implementasi,

  • IAC mengarahkan strategi dan menjaga tata kelola program secara nasional,

  • Dinas Kesehatan Kota Depok mengintegrasikan layanan ke dalam sistem kesehatan daerah.

Melalui koordinasi ini, seluruh pihak menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat intervensi edukasi, penjangkauan, serta layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) yang menyasar populasi kunci berisiko tinggi. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi juga pada kualitas layanan, keberlanjutan pengobatan, serta pengurangan stigma di masyarakat.Pertemuan ini juga menandai semakin kuatnya kemitraan antara program berbasis donor global dengan sistem kesehatan lokal. Dengan kolaborasi yang terbangun secara solid dari tingkat komunitas hingga nasional, Kota Depok dinilai memiliki fondasi yang kuat untuk mempercepat pengendalian HIV/AIDS secara lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Program HIV-AIDS

Penandatanganan Kontrak Priode 2024-2026 , KAKI-Kalandara-Indonesia AIDS Coalition-Global Fund

Team Pelaksana Program HIV/AIDS kemitraan KAKI-EpiC-USAID

https://www.youtube.com/watch?v=sTMBFXF4ZFk

Pengelolaan Dana Hibah Dinas Kesehatan Kota Depok, Edukasi dan VCT bagi Komunitas beresiko tinggi

https://www.youtube.com/watch?v=QCcadsY5a54&t=3s

Penguatan Konseling Kepatuhan minum obat ARV

https://www.youtube.com/watch?v=TjpngVztMsE&t=9s

Edukasi Program PPIA bagi Bidan Mandiri se Kota Depok

https://www.youtube.com/watch?v=ibIcvMdorCI&t=15s

black blue and yellow textile

VCT Mobile & Manajemen Resiko Bencana, kolaborasi Dinas Kesehatan dan Pemadam Kebakaran , di Apartemen Green Lake View , Depok

Usaha Kesehatan Sekolah